“Tampang Boyolali” Sukses Tumbangkan Prabowo, Jokowi Menang di Boyolali

Jokowi Menang di BoyolaliPasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 01 Joko Widodo Ma’ruf Amin sukses merebut suara di kabupaten Boyolali dan membuat jokowi menang di boyolali. Hal ini dipicu lantaran warga Boyolali yang sakit hati dengan ucapan Paslon no urut 2 Prabowo saat berpidato di BPN Prabowo-Sandi pada hari Minggu, 30 Oktober Tahun 2018.

Prabowo mengibaratkan rakyat miskin di Indonesia dengan “tampang Boyolali, istilah tersebut langsung viral di dunia Maya dan memicu kemarahan warga Boyolali.

Pada hari Minggu Tanggal 4 November 2018 ribuan warga Boyolali yang tergabung dalam forum Boyolali Bermartabat turun ke jalan melakukan  aksi protes. Mereka memprotes keras pidato Prabowo mengenai istilah “tampang Boyolali”.

Banyak pihak yang mempermasalahkan pidato kontroversial itu, bahkan memicu protes dari warga Boyolali, hal ini mendorong jubir BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak untuk membuat klarifikasi dengan harapan bisa meredakan amarah publik.

Ia menyebutkan bahwa maksud dari pidato tersebut merupakan sebuah bentuk empati dan solidaritas mengenai polemik permasalahan yang sedang dialami masyarakat.

Hinaan yang dilontarkan sukses membuat seluruh warga Boyolali menjadi marah walaupun sudah di klarifikasi, alhasil Prabowo nyaris tidak mendapatkan suara. Sekali lagi Jawa Tengah membuktikan diri sebagai basis suara pendukung setia Jokowi sejak pemilu Tahun 2014 lalu.

Pada Pemilu Tahun 2019 ini di Boyolali terdapat 3.189 TPS yang tersebar di 267 Desa dan 19 kecamatan. Dikatakan oleh ketua TKD Paslon no urut 1 bahwa Jokowi memenangkan suara di 61 TPS yang tersebar di 8 kecamatan yaitu Ampel, Mojosongo, Wonosegoro, Selo, Musuk, Cempogo, Andong, dan Kemusu.

Perhitungan suara yang dilakukan pada Hari Rabu Tanggal 17 April 2019 sampai pukul 21.30 WIB Jokowi berhasil meraih suara sekira 86%, dan Prabowo 14%. Hal ini berdasarkan pada penghitungan total suara masuk sebanyak 648.614, dengan 634.695 suara sah dan 13.918 suara tidak sah.

Jokowi berhasil mendapatkan suara sebanyak 545.779, sedangkan Prabowo hanya berhasil mendapatkan suara sebanyak 88.917. Walaupun wilayah Jateng telah di gempur oleh Paslon no urut 2 nyatanya dukungan untuk Jokowi tidak berubah justru malah semakin kuat.

Hal ini dibuktikan dengan kemenangan suara sebanyak 100% di beberapa TPS yang ada di Boyolali, seperti :

  1. TPS 1 Desa Jeruk, Kecamatan Selo dengan perolehan suara sebanyak 180 untuk Jokowi dan 0 suara untuk Prabowo.
  2. TPS 02 Desa Jeruk, Kecamatan Selo dengan perolehan suara sebanyak 270 untuk Jokowi dan 0 suara untuk Prabowo.
  3. TPS 03 Senden, Kecamatan Selo dengan perolehan suara sebanyak 224 untuk Jokowi dan 0 suara untuk Prabowo.
  4. TPS 09 Desa Selo, Kecamatan Selo dengan perolehan suara sebanyak 184 untuk Jokowi dan 0 suara untuk
  5. TPS 02 Desa Klewor, Kecamatan Kemusu dengan perolehan suara 118 untuk Jokowi dan 0 suara untuk Prabowo.

Perolehan suara di Boyolali yang mencapai angka 86% di klaim tertinggi di wilayah Jawa Tengah, dan berhasil mencetak sejarah baru dalam pemilu, pasalnya daerah lain rata-rata hanya mencetak angka 70%. Apresiasi masyarakat yang tinggi untuk datang ke TPS sudah terjadi sejak Rabu pagi, masyarakat mulai berdatangan dan mengantre.

Paslon no urut 2 Prabowo-Sandi tidak mendapatkan suara di 8 TPS, yaitu 2 TPS  Desa Ngaidrojo, 2 TPS  Desa Ngargoloko, 2 TPS Desa Sampetan dan 2 TPS Desa Seboto. Itulah tadi sedikit informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat dan menginspirasi. Terimakasih.

shares